![]() |
Masih gelap dan masih berkabut. Dinginnya kota ini sudah langsung memelukku, serasa mengucap selamat datang. Tapi, bukan dengan cara ini yang ku inginkan. Ku hanya ingin secangkir kopi, atau teh, atau susu hangat untuk mengusir dingin.
Dan bagai turis berbajet banyak, ada seorang dari Sinh Tourist dengan papan nama menunggu ku di depan stasiun. Padahal, vietnam dong tersisa beberapa lembar saja. Tak terbersit pun membeli oleh-oleh.
Bersama dengan lainnya, kami kemudian masuk ke dalam minivan, menuju Sapa. Iyah, benar sekali, perjalanan belum berakhir atau bisa
dikatakan, belum tiba. Karena masih satu jam perjalanan lagi untuk menuju Sapa. Iya, satu jam lagi, ini benar. Ini nggak bohong. Aku sebenar-benarnya jujur, plus aku sebenar-benarnya masih kantuk.

